Posted in Japan, Travel

[Japan Trip] Day 6: Fujiko F. Fujio Museum & Yokohama

Sebelumnya: [Day 5] Kawaguchi-ko & Akihabara

Saya menemukan keberadaan Fujiko F. Fujio Museum secara tidak sengaja ketika sedang blog-walking mencari informasi tentang tempat-tempat yang bagus untuk dikunjungi di Jepang. Setelah melihat foto-foto orang yang sudah ke sana, saya langsung menanyakan ke kakak-kakak saya apakah mereka tertarik untuk mengunjungi museum Doraemon dan tentu saja jawabannya iya 😀

Masuk ke museum ini membutuhkan reservasi dan hanya tersedia 4 slot setiap harinya: pukul 10.00, 12.00, 14.00, dan 16.00. Reservasi hanya dapat dilakukan di Lawson Japan melalui Loppi (ticket machine). Loppi hanya menyediakan bahasa Jepang, sehingga pembelian tiketnya agak sulit. Jika kalian tidak bisa berbahasa Jepang, kalian bisa minta tolong ke petugas Lawson untuk memesankan tiket Fujiko F. Fujio museum. Kalau kalian ingin mencoba memesan sendiri, seperti saya, kalian bisa mengikuti petunjuk di sini. Harga tiketnya ‎¥1000 dan tidak boleh telat lebih dari 30 menit dari waktu reservasi.

Fujiko F. Fujio Museum terletak di Kawasaki dan bisa dicapai menggunakan shuttle bus khusus dari Noborito Station. Busnya penuh dekorasi karya Fujiko F. Fujio seperti P-Man, Doraemon, dll sehingga akan mudah dikenali.

Sesampainya di museum, petugas akan memeriksa bukti reservasi dan selanjutnya bukti tersebut ditukar dengan tiket nonton film pendek. Pengunjung juga akan diberikan audio guide sesuai dengan bahasa yang dipilih. Rasanya ada empat bahasa yang disediakan Jepang, Korea, Cina, dan Inggris. Setelah menerima audio guide, pengunjung bebas melihat-lihat museumnya. Oh iya, ada peraturan tidak boleh memotret selama di dalam museum. Jadi yang bisa dipotret nanti hanya patung-patung yang terletak di luar.

Begitu keluar dari museum, terdapat dekorasi Doraemon yang sangat eye-catching foto-foto. Selain itu, terdapat beberapa mesin gachapon yang tentunya berisi tokoh-tokoh karya Fujiko F. Fujio. Saya memainkan mesin tersebut berkali-kali demi mendapatkan Doraemon 😛

Continue reading “[Japan Trip] Day 6: Fujiko F. Fujio Museum & Yokohama”

Advertisements
Posted in Japan, Travel

[Japan Trip] Day 5: Kawaguchi-ko & Akihabara

Sebelumnya: [Day 3 & 4] Disneyland & Disneysea

20151015_143518

Hari ini saya akan mengunjungi Lake Kawaguchi dengan menggunakan Highway Bus dari Shinjuku. Tiket bus harus dipesan terlebih dahulu di sini. Di website-nya tersedia jadwal bus dari/dan ke Mount Fuji/Lake Kawaguchi. Pembayaran tiket bus dilakukan di loketnya dan harus cash. Hal yang perlu diperhatikan adalah waktu dan nomer bus. Segala alat transportasi di Jepang sangat tepat waktu jadi jangan sampai telat. Lalu pastikan ke petugasnya kalau busnya sudah sesuai dengan tujuan karena di sana akan ada beberapa bus dengan tujuan yang berbeda.

Sesampainya di Kawaguchi-ko Station, saya menyempatkan diri untuk sarapan sedikit lalu membeli tiket Retro bus seharga ¥1200. Sebenarnya tiket ini lebih berguna kalau akan mengunjungi banyak tempat menggunakan bus. Tapi, berhubung jalan kaki akan cukup melelahkan bagi yang tidak biasa berjalan kaki jauh, tiket ini wajib dibeli.

Dengan menggunakan Retro bus, saya menuju ke Kachi-kachi Ropeway. Ropeway ini cukup terkenal karena merupakan salah satu tempat foto yang bagus untuk memotret Gunung Fuji. Tapi sayangnya ketika saya ke sana, langitnya mendung dan berawan jadi Gunung Fujinya tertutup awan 😦

Continue reading “[Japan Trip] Day 5: Kawaguchi-ko & Akihabara”

Posted in Japan, Travel

[Japan Trip] Day 3 & 4: Disneyland & Disneysea

Sebelumnya: [Day 2] Asakusa, Tokyo Skytree, & Odaiba

Yay! Hari ini dan besok didedikasikan untuk Disneyland dan Disneysea 😀

Sebelum menceritakan pengalaman saya di sana, saya akan menjelaskan bagaimana cara membeli tiket secara online. Saya membeli 2-Day Passport seharga ‎¥12400, lebih murah dari harga 2 buah 1-Day Passport@¥6900, tapi harus digunakan dalam dua hari berturut-turut.

Pembelian tiket theme park dilakukan di website Tokyo Disney Resort Online Reservation & Ticket:

  • Pilih menu Park Tickets dan masukkan tanggal kunjungan ke theme park
  • Pilih jenis tiket: Disney’s eTicket atau Delivery. Saya memilih eTicket karena delivery hanya bisa dilakukan ke alamat di Jepang.
  • Klik Search
  • Hasil pencarian akan menampilkan berbagai macam tipe tiket yang bisa dibeli. Secara umum, ada tiga tipe tiket: 1-Day Passport, Multi-Day Passport, dan Night Passport.
  • Klik Purchase di tipe tiket yang akan dibeli
  • Isi form pembelian. Pastikan tanggal kunjungan dan jenis tiket benar (eTicket atau delivery). Setelah itu masukkan jumlah tiket yang akan dibeli. Untuk Multi-Day Passport, pengunjung perlu menentukan setiap hari akan ke theme park yang mana. Sedangkan untuk 1-Day Passport, pengunjung hanya perlu menentukan hari pertama akan ke theme park yang mana. Total harga yang perlu dibayar akan ada di sebelah kanan bawah.
  • Klik Continue
  • Pembelian hanya bisa dilakukan jika sudah memiliki akun Disney. Kalau belum memiliki akun Disney, silahkan daftar terlebih dahulu.
  • Pembayaran akan dilakukan dengan menggunakan kartu kredit
  • Setelah pembayaran selesai, eTicket akan dikirimkan ke akun Disney. Jangan lupa untuk mencetak eTicket dan membawanya pada hari kunjungan ke theme park.

Walaupun saya ke Disneyland dan Disneysea hari Selasa dan Rabu, tapi theme park-nya tetap ramai bahkan banyak anak sekolah yang menggunakan seragam ke sana.

Continue reading “[Japan Trip] Day 3 & 4: Disneyland & Disneysea”

Posted in Japan, Travel

[Japan Trip] Day 2: Asakusa, Tokyo Skytree, & Odaiba

Sebelumnya: [Day 1] Arrival, Shibuya, & Shinjuku

Yeah! Hari ini jalan-jalan yang sesungguhnya dimulai 😛

Pagi ini perjalanan dimulai dengan mengunjungi Asakusa. Gerbang depan Asakusa, Kaminari-mon, dihiasi dengan lampion besar. Gerbang tersebut menjadi spot foto wajib bagi para turis. Begitu melewati Kaminari-mon, di sepanjang jalan menuju Asakusa-jinja (Nakamise-dori) terdapat deretan penjual souvenir, mulai dari makanan, pajangan, mainan, tas, baju, dan berbagai barang-barang unik lainnya.

Hal yang patut dicoba di Asakusa-jinja adalah mengambil  kertas ramalan atau omikuji. Kertas ramalan disediakan dalam dua bahasa: Jepang dan Inggris. Cara mendapatkan kertas ramalan ini cukup mudah karena self-service dan hanya membutuhkan Â¥100. Saya sendiri mendapatkan ramalan “bad fortune” dan setelah saya membaca deskripsi ramalannya, ternyata memang sesuai dengan kondisi saya saat itu. Yah, mungkin ini hanya suatu kebetulan saja. Bagi yang mendapatkan “bad fortune”, kertas ramalannya bisa diikat di tempat yang disediakan dengan harapan “bad fortune” tersebut tetap tinggal di sana dan tidak mengikuti pemiliknya. Sedangkan bagi yang tidak mendapatkan “bad fortune”, kertas ramalannya boleh dibawa pulang.

Continue reading “[Japan Trip] Day 2: Asakusa, Tokyo Skytree, & Odaiba”

Posted in Japan, Travel

[Japan Trip] Day 1: Arrival, Shibuya & Shinjuku

Sebelumnya: Day 0: Preparation

Perjalanan dimulai dari Jakarta, 11 Oktober 2015 pukul 00:10 dan tiba di Narita pukul 14:40. Setibanya di bandara Narita, saya menggunakan Keisei line dilanjutkan dengan JR line dan Tokyo-Metro Yurakucho line untuk mencapai apartemen yang telah dipesan sebelumnya. Perjalanan dari Narita menuju apartemen membutuhkan waktu kira-kira 1 jam 45 menit dan menghabiskan biaya ¥1370.

Jangan lupa untuk membeli SUICA di bandara Narita karena SUICA dapat digunakan di Keisei Line. SUICA dapat dibeli di JR EAST Travel Service Center, Narita Airport Terminal 2-3. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah antrean yang cukup panjang karena para turis pemegang JR Pass harus mengaktifkan JR Pass-nya di sana. Jika tidak ingin mengantre, di depan loket Keisei Line – Narita Skyaccess terdapat mesin yang menjual SUICA. Mesinnya mudah digunakan karena menyediakan layanan dalam bahasa Inggris.

Ada dua tipe SUICA yang dapat dibeli di mesin tersebut: SUICA dan My SUICA. Perbedaan SUICA dan My SUICA terletak di nama. Kalau membeli My SUICA, nama kita akan dicetak di atas SUICA dan jika SUICA hilang, SUICA tersebut dapat diklaim.

Continue reading “[Japan Trip] Day 1: Arrival, Shibuya & Shinjuku”

Posted in Japan, Travel

[Japan Trip] Day 0: Preparation

Reader Note: If I have more leisure time, I will write this post again in English. Meanwhile, if you have any questions in English please drop it in the comment section and I will try my best to answer it 🙂

Tanggal 11 Oktober sampai 24 Oktober 2015 yang lalu, saya telah mengunjungi negeri matahari terbit (baca: Jepang) dengan tujuan jalan-jalan. Jepang sudah menjadi negara nomor satu yang ingin saya kunjungi sejak saya duduk di bangku kuliah. Bagi beberapa orang yang dekat dengan saya pasti tahu kalau saya terobsesi suka dengan Jepang. Cukup menyodorkan saya dorama atau anime, maka saya bisa duduk diam di depan layar laptop sepanjang hari. Karena kecintaan saya pada hal-hal yang berbau Jepang, Jepang pun menjadi tujuan liburan yang sangat menarik bagi saya. Selain faktor kecintaan saya pada Jepang, alasan lain yang membuat Jepang menarik untuk dikunjungi ialah masih banyaknya tradisi yang dipertahankan. Masih banyak kuil dan bangunan-bangunan bersejarah lainnya yang dapat ditemukan di sana. Jadi, bagi para pecinta sejarah ataupun yang senang dengan arsitektur bangunan, Jepang menjadi salah satu negara yang patut untuk dikunjungi.

Persiapan saya ke Jepang sudah dimulai dari beberapa bulan sebelum keberangkatan apalagi karena saya tidak menggunakan jasa travel/tour sehingga pembuatan visa dan rute perjalanan pun harus disiapkan sendiri. Di tulisan kali ini, saya akan membahas secara umum hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk berangkat ke Jepang. Tulisan-tulisan selanjutnya akan berisi cerita perjalanan saya dari hari pertama hingga hari terakhir.

Tiket Penerbangan

Saya membeli tiket penerbangan ke Jepang sejak bulan Februari. Semuanya berawal dari salah seorang kakak saya yang melihat adanya promo tiket Cathay Pacific dengan menggunakan kartu kredit tertentu. Akhirnya saya menggunakan tiket promo tersebut dengan konsekuensi harus membeli tiket Taiwan-Indonesia (PP) karena berangkatnya harus dari Jakarta. Buat kalian yang mau berangkat ke Jepang, apalagi yang berdomisili di Taiwan, jangan mengikuti jejak saya karena jadinya lebih mahal. Carilah tiket penerbangan langsung dari Taiwan ke Jepang karena selain hemat ongkos, juga menghemat waktu perjalanan. Penerbangan LCC ke Jepang dapat dicari di beberapa situs berikut: Vanilla Air, Peach Aviation, Jetstar, Tigerair, V-Air, dan Scoot.

Visa

Membuat visa Jepang di Taiwan cukup mudah dan hanya membutuhkan waktu 1 hari kerja saja. Penjelasan lengkap mengenai pembuatan visa Jepang di Taiwan dapat dibaca di sini.

Continue reading “[Japan Trip] Day 0: Preparation”