Posted in Short Story

Sang pria dan sang gadis

Sang gadis tersenyum.
“Sungguh indah senyumnya” pikir sang pria,”akan kubingkai senyumnya dalam pigura kaca terbaik di dunia”

Sang pria begitu mengagumi sang gadis. Ceria, cantik, mengagumkan. Karya yang sungguh tiada tara. Sang gadis menatap sang pria masih dengan senyumannya yang manis.

Sang pria ingin berlari memeluk sang gadis dan mencium pipinya yang merona merah. Lekuk indah tubuhnya begitu mempesona. Sang pria tak henti-hentinya menatap sambil bergumam,”Celine, kaulah gadis impianku. Selamanya kita akan bersama. Kau dan aku. Akan menjadi pasangan yang sempurna.”

Sang gadis hanya membalas dengan senyuman. Sang pria mulai tak sabar. “Mengapa oh mengapa dirimu hanya tersenyum saja Celine? Aku mengajakmu berbicara sejak tadi. Apakah kau telah melupakanku?”

Lagi-lagi sang gadis hanya tersenyum mendengar perkataan sang pria. Tiba-tiba di pintu terdengar ketukan dan tak berapa lama pun dua orang petugas berpakaian putih masuk ke dalam ruangan tersebut.

Continue reading “Sang pria dan sang gadis”

Advertisements