[J-Dorama] Bitter Blood


Semenjak bekerja, rasanya waktu yang saya miliki untuk menonton dorama/anime semakin berkurang. Sudah beberapa minggu belakangan ini saya tidak sempat menonton anime. Akhirnya kemarin saya mencoba men-download episode-episode terbaru anime yang masih saya ikuti dan ternyataaaaaaaaaa episode yang belum saya download super banyak (untung internetnya unlimited dan kencang :P)

Kira-kira dua atau tiga minggu yang lalu, saya memutuskan untuk kembali menonton dorama (berhubung harddisk laptop sudah mulai merah dan banyak dorama menanti di laptop untuk ditonton). Pilihan saya jatuh pada dorama “Bitter Blood” yang memiliki 11 episode. Ketika melihat poster dorama ini, saya langsung tidak suka­čśŤ tapi, ketika masih masa tayang di Jepang, banyak yang mengatakan dorama ini menarik dan bagus. Saya pun memutuskan untuk mencoba menonton daaaaaaan menurut saya memang bagus­čśÇ

bitter-blood1

Buat para penggemar Takeru Sato, dorama ini layak untuk ditonton karena akting Takeru Sato sebagai Sahara Natsuki super kocak­čśÇ

Bitter Blood diangkat dari sebuah novel karangan┬áShusuke Shizukui yang menceritakan tentang kehidupan seorang detektif baru di Ginza Police Station, Sahara Natsuki, yang diperankan oleh Takeru Sato. Di hari pertama bekerja, Natsuki terlambat datang ke kantor karena menolong ibu hamil dan juga membantu menangkap pencopet. Setibanya di kantor, ternyata ayahnya, Shimao Akimura, juga bekerja di sana sebagai detektif. Karena┬ámengetahui hubungan antara Natsuki dan Akimura, kepala departemen Kagiyama┬ápun memasangkan Natsuki dan ayahnya untuk bekerja sama menangani kasus-kasus kriminal yang ada. Natsuki sendiri tidak menyukai ayahnya karena dia beranggapan ayahnya meninggalkan dirinya dan adiknya┬ádemi wanita lain. Akimura┬ájuga tampak tidak senang dengan “partner” barunya dan di episode-episode awal ia selalu mengatakan bahwa Natsuki tidak cocok menjadi seorang detektif dan bahkan menyuruh Natsuki untuk menulis surat pengunduran diri.

Natsuki dan Akimura tampak sangat bertolak belakang. Natsuki lebih emosional dan mudah tersentuh dengan penderitaan orang lain. Ia terlihat beberapa kali menangis ketika mendengarkan cerita orang lain. Selain itu, ia tidak mudah dekat dengan wanita. Namun, seiring dengan berkembangnya cerita, Natsuki terlihat menyukai Maeda Hitomi, sorang detektif muda yang juga bekerja di departemen yang sama dengannya. Di lain sisi, Akimura sedikit eksentrik dan senang memikat wanita. Ia sangat memperhatikan penampilannya, sangat suka meminum kopi pahit dengan merk Gentle Coffee, dan sering mengatakan “nonsense”. Walaupun terlihat tidak peduli terhadap anaknya, Akimura selalu berusaha untuk membantu Natsuki secara tidak langsung. Ia bahkan sangat bersemangat membantu Natsuki untuk mendekati Hitomi­čśÇ

Selain Natsuki dan Akimura, rekan-rekan sekantor mereka juga memiliki tingkah laku yang tidak kalah kocak:

  • Inagi Toshifumi dijuluki sebagai Chaser karena ia sangat senang memperhatikan orang lain secara diam-diam dan pandai mengumpulkan informasi. Di salah satu episode juga disebutkan bahwa Inagi belajar membaca gerak bibir seseorang agar ia segera tahu jika orang lain sedang membicarakan dirinya.
  • Koga Hisashi memiliki panggilan Bachelor karena ia masih single dan sangat sering mengikuti matchmaking party. Ia memiliki rekor 74 kali melamar wanita dan selalu ditolak (dan rekor ini pun bertambah menjadi 75 :P).
  • Togashi Kaoru terkenal dengan bau mulutnya sehingga dijuluki Skunk. Banyak yang beranggapan para tersangka akhirnya mengakui kejahatannya karena tidak tahan dengan bau mulut Togashi.
  • Takano Koji merupakan orang yang memberikan nama panggilan untuk rekan-rekannya yang lain. Ia memberikan panggilan Junior untuk Natsuki karena hubungannya dengan Akimura dan ia memberikan nama Gentle untuk Akimura karena Akimura disukai oleh banyak wanita dan ia selalu memperlakukan wanita layaknya seorang gentleman.

Perlu diingat bahwa dorama ini mengandung banyak unsur komedi sehingga┬áseringkali banyak hal yang terlihat nonsense di dalamnya. Awalnya saya bertanya-tanya dalam hati mengapa dorama ini dinilai bagus padahal banyak kejadian-kejadian tidak masuk akal di dalam kasus kriminal yang mereka tangani (tampaknya saya kebanyakan menonton Criminal Mind dimana kasus-kasus kriminalnya selalu serius dan jarang terdapat kejanggalan). Namun, lama-kelamaan saya menikmati kejadian-kejadian nonsense di dalam dorama ini­čśÇ

Berikut ini para pemeran tokoh Bitter Blood:

Ada dua hal yang sangat menyebalkan dari dorama ini yaitu musik klasik yang digunakan setiap kali musuh terbesar Akimura, Kaizuka Takehisa, muncul dan ekspresi Kaizuka. Mukanya sungguh menyebalkan dan sukses membuat saya tidak menyukai karakternya.

Sebagai penutup, sekali lagi jika kamu menyukai Takeru Sato (atau baru menyukai dia karena aktingnya sebagai Kenshin Himura), dorama ini layak tonton, tapi jangan mengharapkan kasus-kasus kriminal yang benar-benar serius­čśŤ

ňćŹŔŽő!

signatureblack

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s