[Anime] Coppelion (2013)


Mungkin ini pertama kalinya saya me-review sebuah anime karena biasanya anime yang saya tonton tergolong anime lama dan rasanya kebanyakan orang pasti sudah tahu. Berbeda dengan dorama, saya kurang mengikuti perkembangan anime karena biasanya dalam sebuah season, anime baru yang bermunculan super banyak dan kalau saya mau mengikuti semuanya maka bisa dipastikan setiap hari kerjaan saya hanya download dan nonton anime­čśŤ

Coppelion-KeyImage

Pada tahun 2016, dimana terjadi bencana nuklir yang mengkontaminasi seluruh Tokyo dan akhirnya ibukota Jepang pun dipindahkan. 20 tahun kemudian, Tokyo disebut sebagai “old capital” dan menjadi kota hantu karena tingginya tingkat radiasi yang ada. Pemerintah Jepang juga melarang semua orang untuk memasuki Tokyo.

Cerita diawali dengan kedatangan tiga orang gadis yang ditugaskan oleh Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) untuk menyelamatkan penduduk yang masih tersisa di old capital. Ketiga orang ini merupakan Coppelion yang tergabung di dalam “Healthcare Team“. Coppelion sendiri berasal dari rekayasa genetika sehingga dapat dikatakan bahwa ketiga orang ini bukan manusia. Coppelion kebal terhadap radiasi dan setiap Coppelion memiliki keahlian tersendiri. Karena Coppelion dibuat dari DNA manusia yang benar-benar ada di kehidupan nyata, maka sifat Coppelion tersebut juga menyerupai manusia pemilik DNA. Coppelion juga memiliki waktu hidup yang lebih singkat dari manusia pada umumnya. Mereka bisa saja tiba-tiba meninggal tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Episode demi episode menceritakan bagaimana mereka bertiga (Ibara Naruse, Fukasaku Aoi, dan Taeko Nomura) menyelamatkan penduduk yang masih tinggal di old capital. Sesungguhnya ketika menonton empat episode awal, saya mengantuk karena setiap cerita tidak berhubungan dan saya mengira hal ini akan berlanjut hingga episode akhir. Tapi ternyata, ketika memasuki episode 5, cerita mulai berlanjut hingga ke episode final. Hal inilah yang membuat saya tetap menonton anime ini hingga tamat.

Karena saya tidak membaca manga-nya, maka saya hanya bisa me-review dari sisi anime saja. Penggambaran latar dan pemandangannya sangat bagus, akan tetapi saya kurang suka dengan penggambaran karakternya. Bisa dilihat di beberapa episode terkadang muncul garis pinggir hitam yang cukup tebal di sekitar tokoh. Mungkin kesannya ingin memberikan penekanan pada gambar tokoh, tapi menurut saya itu membuat gambar tokoh tidak menyatu dengan latarnya. Terkesan seakan-seakan tokoh tersebut ditempel di atas gambar latar.

Terdapat dua tokoh yang kurang saya sukai, Fukasaku Aoi┬ádan Ozu Sisters. Fukasaku Aoi menyebalkan, tapi Ozu Sisters luar biasa menyebalkan. Aoi seringkali menangis dan merengek untuk dipulangkan. Ia seringkali bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu. Ketika ia ditangkap oleh Ghost of 1st Division, Naruse dan Haruto berusaha menyelamatkan dirinya dan berujung pada Naruse luka parah. Sejak saat itu, Aoi mengurung diri di ruang penyimpanan dan tidak mau bertemu dengan siapa pun. Alasannya adalah karena ia tidak mau menyusahkan orang lain lagi. Tapi sungguh, dia menyebalkan­čśÉ

Lain halnya dengan Ozu Sisters. Mulai dari penampilan, suara, bahkan ekspresi muka mereka super menyebalkan. Mereka sangat membenci Naruse karena Naruse tetap ingin membantu manusia, sedangkan mereka mengganggap manusia tidak pantas diselamatkan. Bencana itu terjadi karena ulah manusia dan Coppelion pun ada karena ulah manusia. Oleh karena itu, Ozu Sisters sangat membenci manusia dan bersedia membantu rencana Ghost of 1st Division untuk menyebarkan radiasi ke seluruh dunia.

Hal yang cukup aneh dari anime ini adalah bagaimana mungkin tokoh antagonis super jahat dan super membenci manusia bisa begitu mudah menyerah dan berteman dengan tokoh utama. Mungkin karena sudah memasuki episode terakhir sehingga pada akhirnya tokoh antagonis itu pun berubah haluan menjadi tokoh protagonis­čśŤ Selain itu, perkembangan hubungan antarkarakter hanya terasa setelah episode kelima, dimana cerita antar-episode mulai berhubungan. Empat episode sebelumnya benar-benar seperti cerita lepas dan kurang menarik.

Anime ini lebih banyak bercerita tentang kehidupan dimana tokoh utama masih berjuang untuk menyelamatkan manusia walaupun sebenarnya karena kesalahan manusialah ia “dilahirkan”. Lalu, ada pula seorang professor yang memilih untuk tetap tinggal di old capital selama 20 tahun karena menyimpan rasa bersalah yang sangat besar. Profesor tersebut merupakan salah satu pendiri nuclear plant yang akhirnya bocor dan menyebabkan radiasi. Ia tidak ikut menyelamatkan diri melainkan memilih untuk tetap tinggal di sana dan membantu penduduk yang masih ada. Ia bahkan sempat memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena ia merasa kesalahan yang ia lakukan sangat besar dan orang-orang tidak akan memaafkannya. Namun, pada akhirnya ia tetap diselamatkan oleh Naruse.

Overall, anime ini masih tergolong anime layak tonton apalagi bagi penyuka grafis yang bagus­čśÇ

Sekian review saya.

ňćŹŔŽő!

signatureblack

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s