[J-Movie] Kyō, Koi wo Hajimemasu


kyou-koi-wo-hajimemasu-film

Kyou, Koi wo Hajimemasu (今日、恋をはじめます) merupakan film yang diangkat dari manga karangan Kanan Minami. Film berdurasi 120 menit ini cukup menarik untuk ditonton bagi kalian yang menyukai kisah romantika masa SMA. Kisah ini dimulai dengan seorang anak perempuan yang melanjutkan pendidikannya ke tingkat SMA. Tsubaki Hibino yang merupakan tokoh utama dalam film ini adalah seorang anak perempuan yang memiliki keahlian menata rambut. Setiap hari, ia mengasah kemampuannya dengan menata rambut adik perempuannya. Akan tetapi, Tsubaki sendiri tidak memiliki kepercayaan diri sehingga ia tidak pernah menata rambutnya sendiri. Rambutnya selalu dikepang dua sehingga menimbulkan kesan old-fashioned.

Pada hari upacara penerimaan siswa baru di SMA-nya, Tsubaki bertemu dengan seorang murid laki-laki yang sangat populer, Kyota Tsubaki. Kyota pun menjadikan Tsubaki sebagai target bully yang baru. Kyota terkenal sebagai seorang playboy. Ia seringkali mendekati berbagai anak perempuan dan setelah anak perempuan tersebut menyatakan perasaan kepadanya, ia akan segera meninggalkan anak perempuan tersebut. Tsubaki yang sangat old-fashioned kemudian menjadi target baru Kyota.

Tsubaki sendiri pada awalnya sangat tidak menyukai Kyota. Karena ia dipasangkan dengan Kyota sebagai ketua acara festival sekolah, ia pun mulai menjadi dekat dengan Kyota. Bahkan, ia sempat membantu merapikan rambut Kyota (baca: memotong). Ketika teman-teman sekelasnya tidak ada yang mau membantu persiapan festival sekolah, Kyota menawarkan diri untuk membantu Tsubaki mengajak teman-teman yang lain, tapi dengan syarat Tsubaki bersedia untuk berkencan dengannya. Tsubaki tentu saja tidak bersedia. Namun, setelah ia menyadari bahwa ia tidak akan bisa mengajak teman-temannya untuk berpartisipasi, akhirnya ia menyetujui syarat Kyota.

Tsubaki kemudian pergi tanpa berdandan sama sekali. Kyota sangat terkejut melihat penampilan Tsubaki dan akhirnya karena tidak tahan melihat penampilan Tsubaki, Kyota mengajaknya membeli baju dan juga ke salon. Begitu Tsubaki telah selesai di make-over, Kyota terperangah dengan penampilan Tsubaki. Sesungguhnya Tsubaki merupakan anak perempuan yang cantik hanya saja ia tidak memiliki kepercayaan diri.

Pada hari festival sekolah, adik Tsubaki datang ke sekolah Tsubaki dan akhirnya bertemu dengan Kyota. Adiknya pun langsung jatuh hati pada Kyota dan bertekad menjadikan Kyota pacarnya. Sementara teman baik Kyota, Nishiki Hasegawa, juga jatuh hati pada adik Tsubaki, Sakura Hibino. Berbagai aksi dilakukan oleh Sakura untuk menarik perhatian Kyota namun selalu gagal. Tsubaki yang juga mulai menyukai Kyota awalnya hanya bisa diam melihat kelakuan Sakura. Tetapi, ia kemudian mengakui perasaannya pada Sakura dan Sakura pun mendukung kakaknya. Sakura akhirnya menerima Nishiki dengan alasan ia lebih terbiasa disukai orang daripada menyukai orang.

Atas dorongan Sakura, Tsubaki pun memantapkan hati untuk menyatakan perasaannya pada Kyota. Akan tetapi, siapa yang menyangka begitu Tsubaki menyatakan perasaannya, Kyota malah marah dan menjauhi dirinya. Awalnya Tsubaki ingin menyerah karena ia menyangka Kyota benar-benar membenci dirinya. Ternyata ketika Kyota masih kecil, ia ditinggalkan oleh ibunya yang pergi dengan laki-laki lain. Sejak saat itu, ia menganggap semua perempuan sama seperti ibunya, pengkhianat. Ibunya pada hari kepergiannya, sempat mengatakan bahwa ia sangat menyukai Kyota. Karena itu, Kyota sangat membenci kata-kata “suka”. Setelah mendengar alasan tersebut, Tsubaki bertekad untuk mengubah pemikiran Kyota terhadap wanita.

Di hari ulang tahun Kyota, Tsubaki membuat perayaan ulang tahun di kelas dibantu oleh Nishiki dan Sakura. Tsubaki yang sangat menyukai beruang kutub pun menggunakan kostum beruang kutub. Di dalam kelas itu, Tsubaki mengatakan bahwa ia tidak sama dengan ibu Kyota. Ia akan selalu menyukai Kyota. Akhirnya setelah berargumen cukup panjang, Kyota pun menerima Tsubaki dan sejak saat itu mereka berpacaran.

Cerita tidak berhenti sampai di sini saja. Setelah satu tahun kemudian, diperlihatkan berbagai konflik yang muncul di dalam hubungan Tsubaki dan Kyota. Dimulai dari kemunculan teman lama Kyota, Nana. Nana memiliki kesukaan yang sama dengan Kyota sehingga mereka berdua seringkali terlibat obrolan yang sangat seru sementara Tsubaki tidak mengerti apa-apa. Nana dan Kyota pun dulu pernah berpacaran namun akhirnya putus. Ternyata Nana masih menyukai Kyota dan berharap Kyota kembali pada dirinya.

Selain Nana, ibu Kyota juga muncul kembali di kehidupan Kyota. Ia sedang sakit parah dan ingin bertemu dengan Kyota. Kyota yang masih belum bisa memaafkan ibunya, menolak untuk bertemu dengan ibunya. Di lain pihak, Tsubaki sendiri tidak memiliki kepercayaan diri sebagai pacar Kyota. Ia merasa tidak mengerti apa-apa tentang Kyota dan ia masih tidak mengerti mengapa Kyota memilih dirinya sebagai pacar. Merasa minder, melihat kedekatan Nana dan Kyota, dan kenyataan bahwa Kyota menyembunyikan masalah ibunya dari dirinya akhirnya membuat Tsubaki putus dengan Kyota.

Tsubaki pun mulai mencari apa yang ingin dilakukannya. Ibunya selalu menginginkan Tsubaki kuliah di universitas terkenal padahal sebenarnya Tsubaki sendiri tidak begitu suka dengan belajar. Selama ini ia berusaha belajar agar ibunya senang. Setelah sempat menjadi model dan belajar menata rambut, akhirnya Tsubaki memutuskan untuk menjadi penata rambut. Ia pun memberanikan diri untuk memberitahukan keputusannya pada kedua orangtuanya. Kyota yang kemudian memberanikan diri untuk bertemu dengan ibunya, akhirnya juga memutuskan untuk bertemu dengan Tsubaki lagi.

Seperti film-film yang lain, film ini juga mengalami beberapa perubahan dari manga. Di manga, ayah Kyota digambarkan sebagai orang yang senang dengan kekerasan. Ia seringkali memukuli istrinya dan Kyota dan hal inilah yang menyebabkan ibu Kyota pergi meninggalkan Kyota. Sementara di film, ayah Kyota digambarkan sebagai sesosok ayah yang ramah dan pendiam. Selain perbedaan karakter ini, masih terdapat beberapa perbedaan lainnya.

Overall, film ini menarik untuk ditonton😀 Walaupun saya sendiri kurang suka dengan Takei Emi karena perannya di Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta sebagai antagonis, tapi saya menyukai perannya sebagai Tsubaki Hibino. Selama menonton film ini, saya berusaha mengingat-ngingat nama pemeran Kyota karena sepertinya saya pernah melihatnya di film lain. Akan tetapi, karena tidak berhasil mengingat namanya, setelah beres menonton film ini saya langsung bertanya pada paman Google dan hasilnya adalah Matzusaka Tori. Ternyata ingatan saya tidak salah karena ia pernah berperan sebagai Heiji Hattori di Conan😀

Sekian review dari saya😀

再見!

signatureblack

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s