Envy


Envy. Kagum. Iri.

Itulah yang saya rasakan terhadap orang-orang yang sudah memiliki tujuan hidup. Bukan tujuan hidup muluk-muluk seperti nikah di usia 30, kemudian punya anak di usia 50, punya mobil 10 biji, dan seterusnya. Tapi setidaknya memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang akan dilakukan ketika sudah lulus kuliah. Seringkali saya bertemu orang-orang yang tetap setia pada jurusannya dan benar-benar mendalami bidang ilmu tersebut. Misalnya sewaktu S1 mengambil jurusan Teknik Kimia, selanjutnya pada saat S2 kembali lagi mengambil jurusan Teknik Kimia dan benar-benar memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai bidang ilmu tersebut. Saya sendiri kagum pada orang yang bisa bertahan dengan sebuah jurusan dari jenjang S1 hingga ke jenjang S3. Di mata saya, itu berarti mereka benar-benar menyukai jurusan tersebut dan ingin berkontribusi di bidang itu.

Kak aku penasaran deh, kakak kalo selesai MBA nya bakal kemana

Pertanyaan ini cukup membuat saya termenung. Walaupun jari-jemari saya sudah berada di atas keyboard dan siap mengetik, tapi saat membaca pertanyaan tersebut saya tidak bisa memikirkan jawaban yang tepat. Akhirnya saya pun membalas dengan jawaban sejuta umat: “nyari kerja mungkin” sambil memberikan emot tertawa. Well, saya tergolong orang yang susah berpikiran jangka panjang. Saya kurang suka merencanakan segala sesuatu yang masih lama terjadi. Sampai saat ini saya selalu berpegang pada kalimat: “Semua akan selesai pada waktunya”. Dulu ketika saya dihadapkan pada Tugas Akhir, saya tidak punya topik yang spesifik. Semuanya mengawang-awang. Ketika jadwal seminar dan jadwal sidang sudah keluar, barulah saya bersusah-susah ria mengerjakan Tugas Akhir tersebut dan berusaha lulus tepat waktu. Sama halnya ketika mengerjakan Tesis. Lagi-lagi topik yang saya bayangkan agak absurd. Untungnya setelah berkonsultasi dengan pembimbing, topik absurd saya bisa dibuat sedikit nyata dan jadilah saya berkutat dengan Tesis tersebut.

Sekarang sudah tiba saatnya saya kembali memikirkan topik Tesis padahal belum setahun lepas dari pengerjaan Tesis😦 Seperti biasa, saya belum punya topik. Lagi-lagi hanya ada hal absurd di kepala saya. Pikiran saya baru sebatas mau membuat tesis yang mengintegrasikan Informatika dan MBA. Detilnya? Belum kepikiran😛 Mau disuruh ngoding lagi sepertinya kemampuan ngoding saya sudah luntur. Sudah setahun lebih rasanya tidak ngoding. Mau mencari wangsit tentang topik tesis tapi bingung mau tanya ke siapa karena kalau saya mengutarakan pemikiran saya ini kok rasanya bakal mendapat komentar, “kalau emang mau tesis di bidang informatika, kenapa ga S2 informatika aja? atau sekalian S3.”

Setiap orang yang tahu kalau saya sudah selesai S2 pasti bertanya, “loh ngapain ambil S2 lagi? Kenapa ga S3 aja?” dan jawaban standar saya adalah saya tidak ada keinginan S3 karena tidak ingin jadi dosen. Bisa ditebak dari jawaban saya kalau sebenarnya saya sendiri hanya mengikuti alur saja. Kebetulan saja ada teman yang menyarankan coba daftar MBA dan keterima, maka di sinilah saya sekarang. Jika ingin jawaban yang agak diplomatis dan beralasan: “Kan sudah tau dari segi teknik, sekarang ingin belajar segi manajemennya supaya nantinya bisa menggabungkan keduanya di dunia kerja.” Jawaban diplomatis itu biasanya saya berikan ke dosen atau keluarga yang bertanya ke saya.

Saya sering bertanya-tanya bagaimana caranya orang-orang tersebut bisa sedemikian cintanya dengan jurusannya. Apa yang ada di pikiran mereka ketika memutuskan untuk melanjutkan S2 di jurusan yang sama dengan jurusan S1-nya. Kenapa saya tidak bisa seperti orang-orang tersebut? Kenapa saya tidak bisa berkutat dengan satu hal dan mendalaminya? Lalu, kembali menatap ke orang-orang tersebut, mereka sudah bisa dengan mantap mengatakan selanjutnya saya akan S3 atau selanjutnya saya akan kerja di bidang ini di negeri ini. Sementara saya? Nihil. Tidak terpikir apa-apa. Pikiran saya sekarang hanya terbatas pada bagaimana menyelesaikan enam mata kuliah yang saya ambil sekarang dan tesis mau dibawa kemana.

Yah, sekian pemikiran absurd saya kali ini. Jikalau ada di antara kalian yang punya saran topik Tesis, boleh disampaikan ke saya😛

再見!

signatureblack

One thought on “Envy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s