Merry Christmas 2012


Natal selama ini selalu menjadi momen yang saya tunggu-tunggu setiap tahun. Walaupun ritual yang saya lakukan di hari Natal kurang lebih sama, tapi saya selalu tidak sabar menunggu datangnya hari Natal. Saya ingat dulu sewaktu saya masih duduk di bangku SD, setiap hari Natal saya akan bangun pagi-pagi sekitar jam 6 atau jam 7 kemudian duduk menonton televisi sampai siang. Saya tidak pernah melewatkan kartun Natal yang dulu selalu ada di berbagai stasiun televisi. Selain kartun Natal, hal yang saya tunggu-tunggu juga adalah hadiah Natal dari Sinterklas😛 Setiap malam Natal, mama pasti menyuruh saya untuk cepat tidur agar Sinterklas bisa datang membawa hadiah untuk saya dan saya dengan polosnya percaya hal itu. Ketika saya bangun pun, di atas tempat tidur saya sudah terletak hadiah Natal😀

Saya percaya hadiah Natal itu dari Sinterklas hingga saya berusia 9 tahun. Saya lupa bagaimana tepatnya saya tahu kalau hadiah Natal selama ini berasal dari kakak perempuan saya yang paling tua. Tapi, walaupun saya tahu kalau hadiah Natal yang selama ini saya terima bukan berasal dari Sinterklas, saya percaya Sinterklas itu tetap ada. Sinterklas itu ada di dalam diri kakak perempuan saya. Lewat dialah, Sinterklas memberikan hadiah Natal untuk saya😀

Ah! Dulu juga saya percaya akan keberadaan Piet Hitam. Kakak saya (masih kakak yang sama) sering menceritakan kepada saya kalau Piet Hitam itu suka membawa karung karena dia akan menangkap anak-anak yang nakal – memasukkannya ke dalam karung dan membuangnya ke laut. Saya selalu takut mendengar cerita Piet Hitam ini. Ketika acara Natal sekolah minggu, ada Sinterklas dan juga Piet Hitam dengan karungnya, saya selalu menghindari Piet Hitam karena takut ditangkap dan dimasukkan ke dalam karung kemudian dibuang ke laut😦

Setiap kali memasuki masa adven, saya selalu berusaha mengingat-ingat kenakalan saya. Saya selalu berusaha menimbang-nimbang kenakalan saya. Kakak saya juga bilang kalau setiap manusia memiliki dua malaikat di pundaknya. Satu malaikat di sebelah kiri yang mencatat segala kenakalan dan kejahatan yang kita lakukan dan satu malaikat di sebelah kanan yang mencatat segala kebaikan yang kita lakukan. Kalau daftar kenakalan kita lebih banyak dari daftar kebaikan kita, maka Piet Hitam akan langsung menangkap kita dan kita tidak akan mendapat hadiah dari Sinterklas >< Itu cerita yang saya percaya hingga usia 9 tahun. Makanya setiap kali menjelang Natal saya selalu was-was menerka-nerka apakah daftar kebaikan saya lebih banyak dari daftar kenakalan saya atau justru sebaliknya.

Dulu juga saya sering menghias pohon Natal kecil yang ada di rumah. Pohon Natalnya tampak sudah tua (bahkan ketika saya pulang ke Makassar saat libur kuliah, pohon Natal itu masih ada). Ornamen-ornamen yang digunakan pun juga sudah tua. Tapi walaupun pohon Natalnya tidak besar (hanya diletakkan di atas meja), saya selalu senang menghias pohon Natal itu. Menghias pohon Natal sambil menyenandungkan lagu-lagu Natal membuat hati jadi bahagia😀

Walaupun saya selalu membayangkan Natal yang dingin dan bersalju, tapi pada kenyataannya saya tinggal di daerah tropis (baca: Makassar) yang selalu panas. Hari Natal pun menjadi hari yang panas dan tidak berbeda dengan hari lain. Ketika kuliah di Bandung, hari Natal tetap seperti hari yang biasa karena cuacanya tidak mendung maupun dingin. Biasanya hari Natal saya di Bandung dihabiskan dengan ke Gereja mengikuti misa Natal dan setelah itu bersantai-santai. Sejak saya SMP, saya tidak pernah lagi menerima hadiah Natal dari Sinterklas😛 dan itu berlanjut hingga kuliah.

Kali ini saya melewati Natal di Taipei, Taiwan. Awalnya saya mengira di Taipei akan turun salju, tapi ternyata saya salah😦 Tapi, setidaknya cuaca di sini sangat mendukung untuk menciptakan suasana Natal yang selama ini saya bayangkan😀 Mendung dan dingin. Di jalan-jalan banyak ornamen Natal, mulai dari pohon Natal, lampu-lampu, dan berbagai hiasan Natal lainnya. Setiap kali melihat hiasan Natal, saya jadi semangat sendiri😛 Kebetulan lagi, saya dan teman-teman yang lain kebagian tugas menyiapkan Christmas Party jurusan dan tentunya ada kerjaan untuk mendekorasi ruangan party tersebut. Kami pun menyempatkan diri berbelanja berbagai hiasan Natal di Carrefour. Di sana berbagai hiasan Natal dijual dan saya dengan senang hati sibuk memilih hiasan apa saja yang sebaiknya dibeli. Ternyata lagi, sebuah pohon Natal pun dibeli – bukan sekedar pohon Natal kecil yang diletakkan di atas meja seperti punya kakak saya dulu, tapi pohon Natal yang cukup besar, bahkan jauh lebih tinggi dari saya😀 Well, saya sih senang-senang saja pohon ini dibeli karena bukan saya yang membayarnya😛 Kalau saya melihat pohon Natal penuh hiasan, saya selalu menjadi senang dan jadi tidak sabar menunggu datangnya hari Natal (sungguh sangat bocah😛 )

Selain mempersiapkan Christmas Party itu, saya juga berkesempatan bermain drama bersama teman-teman calon pengurus KITA (Katolik Indonesia di Taiwan) sebelum misa malam Natal. Di situ saya berperan sebagai Maria (jangan bayangkan Maria versi Alkitab, karena Maria yang saya perankan agak galak dan yah, layaknya saya😛 ). Di akhir misa, saya dan teman-teman calon pengurus pun dilantik menjadi pengurus KITA 2013. Bisa ditebak posisi saya seperti biasa berhubungan dengan uang😛

Sebenarnya saya ingin mencoba misa malam Natal versi Inggris tapi yah mungkin bisa dicoba tahun depan. Saya merasa misa malam Natal kemarin kurang berkesan. Mungkin karena tempatnya yang bukan di gereja ataupun di kapel dan juga mungkin karena kurang meriah. Selanjutnya saya telat bangun pagi jadi tidak datang ke misa Natal (padahal biasanya saya selalu datang misa malam Natal dan misa Natal L). Sore harinya saya beserta teman-teman yang lain (Alvin dkk) dinner bersama di Tokiya yang terletak di Banqiao. Kami menghabiskan biaya 530 NTD/orang untuk satu set makanan yang dimulai dari appetizer hingga dessert. Makanannya lumayan enak dan suasananya juga mendukung (mendung, banyak lampu dan hiasan Natal, serta pelayannya menggunakan berbagai ornamen Natal).

Terakhir, ketika sudah tiba kembali di asrama, KoBun memberi hadiah Natal dan Christmas card untuk saya😀 Daaaannnn isinya adalaaaahhh *jeng jeng jeng* empat buah CD Hey! Say! JUMP *kyaaaaa kyaaaaa* Saya heboh sendiri di kamar *ehehehe* *ehehehe*

Terima kasih KoBun, kamu membuat Natal saya jadi perfect :*

Semoga Natal tahun depan lebih berwarna lagi dari Natal tahun ini😀

再見!

signatureblack

One thought on “Merry Christmas 2012

  1. Alan Tam Patah Semangat says:

    gw pribadi…. cara terampuh ngatasin piet hitam
    bikin aja ulah nakal sebanyak2nya dlm setaun
    kemudian dia akan makin kesel , dateng dan gatel , lalu marah
    kalo dia mau berbuat , menghukum ,

    lawan saja, pilih ,

    jeet kun do, jiujitsu, kartu magic the gathering,(panggil justice league..) gangnam style, rider kick, tembakan batu berdaun, ilmu 9 matahari, sebarin virus alay dan SARS , dll
    wkwkkwkwkkw
    pilih aja…
    dijamin dia kapok sama kroni2nya semua satu dunia, gak bakal bikin trauma anak2 generasi mendatang, wong jurus sakti semua itu..
    jaminan mutu…
    akhirnya bisa mengubah sejarah kan..

    #maklum ya cuma becanda lo.. 😀

    *respond seorang galau yang kesepian dan insomnia…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s