[J-Drama] Sprout (スプラウト)


Hola!

Kali ini saya akan me-review dorama Sprout (スプラウト). Dorama ini ditayangkan di NTV Jepang sejak 7 Juli 2012 hingga 29 September 2012. Penggemar HSJ khususnya Chinen Yuri pasti mengenal dorama ini. Sprout merupakan dorama yang diangkat dari manga yang berjudul sama. Alur cerita dorama ini sedikit berbeda dengan alur cerita di komik. Hana Egao yang dinyanyikan oleh Hey! Say! 7 menjadi soundtrack Sprout.

Sinopsis

3 bulan yang lalu, Miku (tokoh utama wanita) sedang duduk di tangga sambil menahan sakit. Saat itu, seorang murid laki-laki membawa dia ke ruang kesehatan sekolah dan Miku pun jatuh hati pada lelaki ini walaupun dia tidak pernah melihat wajahnya. Satu-satunya hal yang dapat diingat Miku adalah sentuhan tangan murid laki-laki tersebut ketika menawarkan bantuan untuk membawanya ke ruang kesehatan sekolah. Miku percaya bahwa murid laki-laki itu adalah takdirnya.

Suatu hari, Miku pergi ke kelas dan melihat seorang murid laki-laki dan murid perempuan berciuman. Miku sempat bertatapan dengan murid laki-laki tersebut. Kemudian, temannya memberitahu dirinya bahwa seorang murid lelaki yang populer, Sohei, mencari dirinya. Ternyata Sohei (tokoh utama laki-laki) akan tinggal di rumahnya. Miku tentunya tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia akan tinggal bersama beberapa orang yang sama sekali tidak ia kenal. Ketika Sohei pindah ke rumah Miku, ia dibantu oleh teman dekatnya, Hayato, dan ternyata Hayato adalah murid laki-laki yang Miku lihat sedang berciuman beberapa hari yang lalu. Dua orang lain yang akan tinggal bersama Miku adalah seorang mahasiswi (Kiyoka) dan seorang mahasiswa (Naoji).

Miku meminta Sohei menutupi fakta bahwa mereka tinggal bersama karena Sohei merupakan murid laki-laki paling populer di sekolah dan ia tidak ingin menjadi target murid perempuan lain yang mengidolakan Sohei.

Suatu hari Miku merasa kesal dengan ketiga orang yang menumpang di rumahnya. Sohei menggunakan gelas kesayangannya, Naoji merusakkan gantungan belnya, dan Kiyoka memakan es krimnya tanpa memberitahu Miku. Miku pun mengatakan kepada keluarganya dan juga ketiga orang tersebut bahwa ia tidak ingin tinggal bersama orang asing. Sohei yang merasa bersalah terhadap Miku, pergi ke rumah ibunya untuk mengambil gantungan bel baru. Malam harinya, Miku melihat Sohei sedang berbaring dan juga gantungan bel yang baru. Miku yang mengetahui betapa jauh tempat tinggal Sohei pun merasa bersalah atas tindakannya yang kekanak-kanakan dan ia berusaha memperbaiki kesalahannya dengan membawakan teh untuk Sohei. Akan tetapi, ia terpeleset dan jatuh ketika akan beranjak. Sohei mengulurkan tangan untuk membantu Miku berdiri. Miku menerima uluran tangan Sohei dan ketika itu juga ia menyadari bahwa Sohei-lah murid laki-laki yang membawa dirinya ke ruang kesehatan tiga bulan yang lalu. Miku sangat senang karena akhirnya ia bertemu dengan takdirnya.

Takdir tidak selalu menyenangkan. Keesokan paginya, Miku kedatangan seorang murid perempuan bernama Miyuki dan ternyata Miyuki adalah pacar Sohei. Dimulailah perjalanan Miku, Sohei, Miyuki, dan Hayato.

Cast

My Comment

Sejak beredarnya berita bahwa Chinen Yuri akan menjadi pemeran utama dorama ini, saya langsung membaca manga Sprout supaya mendapat gambaran mengenai alur ceritanya. Setelah selesai membaca manga-nya, saya kembali bertanya-tanya bagaimana mungkin Chinen memerankan Souhei sedangkan Souhei yang di manga cukup tinggi😛 Tapi ternyata setelah menonton episode pertamanya, Chinen cocok memerankan Souhei. Chinen berhasil menunjukkan karakter Souhei yang ramah dan cool😀

Seperti layaknya dorama-dorama Jepang yang lain, alur ceritanya tergolong lambat. Mungkin di awal-awal episode anda akan merasa bosan menontonnya. Alur ceritanya mulai menarik ketika telah melewati setengah total episode yang ada (total episode dorama ini 12). Dorama ini cocok ditonton oleh orang yang suka dengan cerita percintaan yang fokus pada perasaan pemainnya. Perasaan Souhei, Miku, Hayato, dan Miyuki digambarkan dengan cukup jelas di dorama ini. Tidak selalu dengan kata-kata, akan tetapi kebanyakan dengan tatapan dan tindakan mereka. Biasanya ketika saya menonton sebuah dorama, saya hanya bisa menempatkan diri sebagai tokoh utama karena perasaan dan tindakan tokoh utama yang paling jelas digambarkan. Tapi, ketika menonton Sprout, saya bisa menempatkan diri saya baik sebagai Souhei, Miku, Hayato, maupun Miyuki. Saya bisa memahami perasaan mereka masing-masing di dalam cerita ini. Jadi, menurut saya kelebihan dorama ini adalah penggambaran perasaan setiap tokoh dengan detil.

Ending dorama ini mengikuti konsep manga tapi dipaparkan dengan cara yang berbeda. Jujur saja saya mengharapkan ending yang cukup “wow” tapi ternyata endingnya cukup “biasa” kecuali di bagian perkelahian Hayato dan Souhei *spoiler*. Overall, saya akan memberi rating dorama ini 8/10. Kemampuan akting Chinen benar-benar berkembang sejak terakhir melihatnya bermain di dorama Scrap Teacher. Lewis Jesse juga cocok memerankan Hayato yang pendiam dan cool. Dari seluruh pemeran yang ada di Sprout, saya kurang suka dengan pemeran Miyuki. Ketika membaca manga Sprout, saya membayangkan Miyuki di dorama akan benar-benar cantik dan memukau sehingga disukai oleh banyak laki-laki. Akan tetapi, ternyata Miyuki di dorama ini tidak berhasil memberikan kesan itu.

Sekian review Sprout dari saya.

再見!

signatureblack

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s