Pengalaman Mengikuti Titian Karir ITB


Hola! Berjumpa lagi dengan saya setelah vakum cukup lama. Beberapa minggu ini rasanya saya mengalami hal-hal baik secara berturut-turut. Kabar baik pertama adalah saya telah sidang Tesis! *lompat-lompat sambil nari hula-hula* walaupun masih ada hal-hal kecil yang perlu diperbaiki tapi yang penting beban mengerjakan Tesis sudah selesai😀 Ketika telah selesai sidang tersebut, tanpa direncanakan akhirnya saya mengunjungi acara Titian Karir ITB yang berlangsung pada 25-27 Mei 2012. Sesungguhnya saya tidak tertarik mengunjungi acara tersebut, tetapi lagi-lagi hanya karena diajak akhirnya saya datang ke acara tersebut. Diawali dengan bangun terlambat dari waktu janjian + saya hanya menggunakan kemeja semi formal-celana jeans-sendal + tidak bawa CV atau dokumen apapun yang dibutuhkan untuk melamar, berangkatlah saya ke kampus pada hari Jumat 25 Mei 2012. Ternyata peminat acara tersebut sangat banyak sehingga mengharuskan saya dan teman-teman saya mendaftar on-line terlebih dahulu. Setelah mendaftar on-line, berangkatlah kami ke tempat acara tersebut diadakan. Ada dua venue yaitu aula barat dan aula timur. Ternyata oh ternyata, ada waktu istirahat dan akhirnya kami memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu.

Setelah selesai makan dan waktu menunjukkan hampir pukul 1 siang, kami ngesot berjalan menuju aula barat. Antrian di sana sudah cukup panjang dan setelah saya perhatikan, peserta acara tersebut rata-rata berpakaian formal layaknya mau melamar kerja ke perusahaan (saya jadi merasa salah kostum)😛 Kira-kira setengah jam kemudian, kami sudah berada di dalam aula barat dan mulai berkeliling dari satu booth ke booth lain. Lagi-lagi karena teman saya mendaftar untuk ikut tes di perusahaan tertentu, saya pun ikut-ikutan mendaftar😛 Kami menyempatkan diri ke aula timur tapi dengan cepat keluar karena kurang tertarik dengan perusahaan-perusahaan yang ada di sana.

Pukul 14.30 saya memutuskan untuk pulang. Saat saya baru saja naik angkot, tiba-tiba saya mendapat sms yang menyatakan bahwa saya akan diwawancara pukul 15.00 hari itu juga. Panik, saya langsung turun dari angkot sambil meminta maaf ke supir angkotnya😦 Sambil lari-lari saya kembali ke salah satu booth tempat saya mengisi formulir. Sesampainya di booth tersebut ternyata ada penjelasan tentang kuis dan konon katanya hadiahnya lumayan. Jadilah saya mendengar penjelasan tersebut kemudian mengisi pertanyaan yang ada. Tak berapa lama kemudian wawancara saya dimulai. Wawancara berlangsung dalam bahasa Inggris dan saya sempat terdiam cukup lama memikirkan jawaban yang akan diberikan😛 Bisa dibilang wawancara tersebut tidak berlangsung mulus ketika saya sempat mengatakan bahwa saya sedang menunggu admission result dari universitas di luar sana.

Sore harinya saya mendapat telepon dari teman saya yang sedang internship di perusahaan tersebut dan memberi kabar kalau saya memenangkan kuis tersebut *lompat-lompat lagi* dan diminta datang besok untuk mengambil hadiahnya. Tak lupa ia mengatakan untuk menggunakan baju yang sedikit formal. Keesokan harinya saya menggunakan kemeja putih (bukan kemeja untuk sidang)-celana bahan-sepatu hitam. Berangkatlah saya ke kampus lagi dan ternyata saya datang agak awal dibandingkan jadwal yang diminta. Jadilah saya berkeliling lagi di dalam aula barat. Ketika saya sedang berdiri menunggu sms, tiba-tiba saya disodorkan sebuah brosur perusahaan. Sekilas saya melihat brosur tersebut tetapi tidak ada jurusan informatika yang dibutuhkan. Bapak yang menyodorkan brosur tersebut sempat menanyakan background saya dan kemudian datang lagi seorang Bapak yang menjelaskan panjang lebar ke saya. Setelah penjelasan tersebut, dia meminta CV dan saya katakan saja bahwa saya tidak membawanya (well, tujuan saya ke sana hari ini memang bukan untuk melamar pekerjaan). Ternyata tidak berhenti sampai di sana, Bapak tersebut menanyakan apakah saya punya waktu jam 1 siang nanti dan menyarankan saya untuk ikut psikotes. Well, berhubung saya tidak ada kerjaan hari itu jadi akhirnya saya menanti hingga jam 1 kemudian pergi mengikuti psikotes tersebut.

Sebelum psikotes dimulai, terdapat penjelasan mengenai bisnis perusahaan tersebut. Saya yang dari awalnya tidak tertarik sama sekali kemudian makin lama makin tertarik dengan kegiatan bisnis perusahaan itu. Hal yang membuat saya sempat bengong adalah ketika disuruh mengisi application form dan di sana terdapat pertanyaan “mengapa anda tertarik bergabung di perusahaan ini?”. Saya tentunya tidak mungkin mengisinya dengan jawaban “Karena tadi saya ditawarin ikut psikotes”😐 akhirnya saya berpikir sejenak dan menuliskan jawaban yang cukup formal. Psikotes berlangsung kira-kira 2 jam. Setelah psikotes, kami diminta keluar dan pengumuman siapa saja yang lolos ke tahap wawancara akan ditempel di depan pintu sekitar 10 menit kemudian. Jujur saja, saya tidak berharap untuk lolos karena saya merasa jawaban psikotes yang saya berikan kurang maksimal😛 Akan tetapi, ternyata setelah 10 menit kemudian ternyata nama saya ada di daftar orang yang lolos ke tahap wawancara. Wawancara akan dilakukan keesokan harinya.

Hari Minggu, 27 Mei 2012, saya kembali datang ke kampus untuk mengikuti reasoning test sebuah perusahaan kemudian dilanjut dengan proses wawancara perusahaan yang kemarin. Pada hari sabtu ketika psikotes berlangsung, saya sempat memperhatikan kostum peserta lain dan sepertinya saya kelewat formal. Akhirnya hari minggu saya memutuskan untuk kembali menggunakan kemeja semi formal-jeans-sendal😛 dan ternyata kostum peserta lain yang juga diwawancara malah formal -______-” Pukul 10.30 saya dipanggil masuk ke ruangan untuk diwawancara. Interviewer saya terlihat sangat tertarik untuk mengajak saya bergabung dan akhirnya ia mengatakan bahwa ia akan merekomendasikan saya untuk wawancara di Jakarta dengan direkturnya langsung. Selesailah sesi wawancara saya. Setelah sesi wawancara tersebut, saya semakin penasaran ingin mencoba bekerja di perusahaan tersebut😛

Nah, tanggal 30 Mei 2012 di malam hari saya mendapatkan sebuah sms mengejutkan yang mengatakan bahwa saya lolos ke tahap selanjutnya dari proses seleksi perusahaan yang pertama kali menjadwalkan saya wawancara pada pukul 15.00 di hari Jumat. Saya sempat bengong melihat sms itu. Saya masih ingat wawancara saya tidak berjalan mulus dan ekspresi interviewer saya berubah ketika mendengar statement saya tentang waiting for admission result. Tentunya saya cukup senang mendapatkan sms tersebut😀 Sesi berikutnya adalah interview dengan direktur yang jadwalnya belum pasti.

Jadilah saat ini saya masih memiliki kesempatan untuk bekerja di dua perusahaan karena masih menunggu wawancara. Moral dari kejadian ini adalah: impulsif itu terkadang bisa membawa berkah😛 dari yang awalnya cuma ikut-ikutan teman dan tidak berniat apply malah ditawarin psikotes dan lolos sampai tahap interview😀

Sekian pengalaman saya mengenai titian karir ITB.

再见!

signatureblack

2 thoughts on “Pengalaman Mengikuti Titian Karir ITB

    • hihihi..ada perusahaan yang bergerak di bidang fiber, pulp, and paper trus satu lagi perusahaan yang sama dengan fachry dan mizan sekarang😀

      tapi jadinya galau kan gara-gara beasiswa keluarnya juga keterima ><

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s