[J-Dorama] Tantei Gakuen Q (DDS)


Kali ini saya akan membahas mengenai dorama Tantei Gakuen Q. Tantei Gakuen Q diadaptasi dari manga yang berjudul sama atau yang juga dikenal dengan judul Detective School Q. Sebelumnya, terdapat versi spesial dari dorama ini yang menceritakan ujian masuk Dan Detective School (DDS). Versi SP ditayangkan pada tahun 2006. Kelima pemeran utama dari versi SP ini adalah:

Seperti biasa, terdapat perbedaan antara versi SP dan manga. Bila di manga Kyuu, Ryuu, dan Megu adalah anak SMA, di versi SP Kyuu dan Ryuu merupakan anak SMP dan Megu bahkan masih duduk di bangku SD. Sedangkan Kazuma terlihat sangat tua padahal di manga Kazuma merupakan anak SD. Kintaro juga tampil dengan setelan samurai dan bukan merupakan anak SMA seperti yang digambarkan di manga. Cerita mengenai ujian masuk DDS juga mengikuti jalan cerita di manga kecuali terdapat beberapa perubahan seperti kasus pembunuhan ketika ujian dan adegan Kyuu dan Megu terperangkap di ruang rahasia. Jalan cerita versi SP menggabungkan 2 kasus di manga. Selain adegan serius, terdapat pula beberapa adegan lucu seperti persaingan Kyuu dan Ryuu dalam membeli celana, seorang nenek yang muncul di terowongan dan dikira hantu oleh Kyuu dan Megu, dan adegan lainnya.

Tahun 2007, Tantei Gakuen Q kembali ditayangkan dengan format renzoku dalam 11 episode. Terdapat pergantian pemeran untuk Kazuma. Kazuma diperankan oleh Wakaba Katsumi. Menurut saya, pergantian pemeran ini lebih menyerupai tokoh Kazuma di manga. Di versi SP, pemeran tokoh Kazuma terlalu tua. Kazuma di versi renzoku selalu tampil menggunakan topi dan kacamata. Gaya bajunya pun seringkali aneh😛 Kyuu selalu tampil dengan kemeja yang diikatkan di pinggang dan menggunakan tas selempang. Ryuu dengan style kedua tangan dimasukkan ke saku celana dan muka super serius. Kintaro dengan singlet dilapis kemeja bermotif bunga yang tidak pernah dikancing dan Megu yang seringkali cosplay dengan kostum maid😀

Tokoh Ryuu di versi renzoku ini sangat jarang tersenyum atau tertawa. Ia pertama kali tertawa di akhir episode 8 pada saat ia berada di rumah sakit. Di awal episode 9 juga terdapat adegan Megu sedang menyuapi Ryuu (mungkin inilah yang menjadi alasan mengapa banyak yang membuat fanfic dengan memasangkan Ryosuke dan Mirai). Ekspresi bengong Kyuu, Kazuma, dan Kintaro tampak lucu begitu melihat adegan tersebut *khususnya Kyuu*😀

Durasi setiap episode Tantei Gakuen Q sekitar 46 menit kecuali untuk episode pertama yang mencapai 1 jam 2 menit. Pada episode-episode awal, setiap episode akan menceritakan kasus yang berbeda. Ketika menjelang akhir cerita, episode tersebut mulai saling berkaitan. Setiap kasus akan saling berkaitan satu sama lain dan puncaknya ialah kasus terakhir dimana Ryuu menjadi tersangka kasus pembunuhan dan ia melarikan diri dari polisi. Inti cerita renzoku ini adalah bagaimana kelima murid Q class menggagalkan rencana meiosei (Pluto) dan bagaimana Kyuu tetap percaya sampai akhir kepada Ryuu walaupun murid yang lain meragukan Ryuu. Konflik antara kelimanya terjadi ketika Ryuu memberitahu mereka bahwa ia adalah pewaris Pluto dan memutuskan keluar dari DDS.

Seperti halnya versi SP, versi renzoku ini pun mengalami beberapa perubahan dari manganya. Salah satu contohnya adalah pada kasus The Collector. Di manga, hanya Ryuu dan Megu saja yang menyamar menjadi murid sedangkan di dorama, Kyuu-Ryuu-Megu menyamar menjadi anak SMA dan Kintaro menyamar menjadi satpam sekolah. Selain itu, di dorama minuman Kyuu-lah yang diberi racun sedangkan di manga minuman Ryuu yang diberi racun. Perbedaan-perbedaan tersebut tidak terlalu berpengaruh pada jalan ceritanya apalagi bagi orang yang tidak pernah membaca manga atau menonton animenya.

Tokoh yang menarik di dalam dorama ini adalah Cerberus. Cerberus adalah salah satu kaki tangan Pluto. Ia selalu bersiul dan memiliki cara jalan yang aneh. Berhubung saya belum membaca manga-nya sampai ke bagian Cerberus, saya berasumsi kalau Cerberus yang terdapat di manga juga selalu bersiul dan memiliki cara jalan yang aneh😀 Selain Cerberus, tokoh yang menarik lagi adalah Nanami Kotaro. Kocak – banyak gaya – pandai menyamar. Tiga hal yang melekat di karakter tersebut ketika saya menonton Tantei Gakuen Q.

Menurut saya, dorama ini bagus dan menarik untuk ditonton. Saya menyukai dorama ber-genre misteri dan di pandangan saya, Jepang selalu bagus dalam membuat dorama ber-genre misteri😀 Bila disuruh memilih, saya lebih memilih Tantei Gakuen Q dibandingkan Hidarime Tantei EYE. Tapi sesungguhnya kedua dorama tersebut berbeda genre jadi cukup sulit untuk dibandingkan. Walaupun Hidarime Tantei EYE juga ber-genre misteri tapi konsep ceritanya lebih mirip dengan Bloody Monday. Review Hidarime Tantei EYE dapat dibaca di sini.

Sekian review dari saya😀 Bila kalian punya waktu, saya menyarankan untuk menonton dorama ini.

再见

signatureblack

3 thoughts on “[J-Dorama] Tantei Gakuen Q (DDS)

  1. cerberus kalo dimanganya itu cwo muda cool(bahkan lbh cool dr ryu). saat kalahpun dia tetap cool. kalo do LAnya malah ky om om hentai suka siulin maid :”D but that Ok. miss Yurie juga lbh keren di LA. kliatan banget kl dia meiosei(jahat n liciknya) kalo di anime dia kayaknya cuma pengasuh ryu.

    anyway kalo ga salah dianimenya sih ryu seumuran kok sama kyu cuma ryu sama megu lbh tinggi dr kyu soalnya inget banget pas collector case. megu bilang kalo mereka second junior hight a.k.a SMP. kyuu bantet sendiri.

    dorama DDS nyaris

    • dorama DDS nyaris serupa sama animenya tapi menurutku dorama terlalu fokus sama kyuu. soalnya ryuu kan harusnya karakter jenius. tapi selalu kyuu yang lbh dulu mecahin kasusnya. kyuu bahkan dikasih kasus collector padahal kalo dianimenya ryu yg mecahin tu kasus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s