[J-Dorama] Hidarime Tantei EYE – Renzoku


Hola! Kali ini saya akan me-review dorama Hidarime Tantei EYE. Bukan versi Tanpatsu melainkan versi Renzoku. O, iya Tanpatsu itu versi SP sedangkan Renzoku itu versi seriesnya.

Hidarime Tantei EYE versi Renzoku ini terdiri dari 8 episode. Jika ingin menontonnya, tontonlah versi Tanpatsu-nya terlebih dahulu karena versi Tanpatsu tersebut menceritakan kondisi awal tokoh utama. Dorama ini sudah tergolong lama – tepatnya diputar pada tahun 2010. Theme song dari dorama ini ialah “Hitomi no Screen” yang dibawakan oleh Hey! Say! JUMP (bahasan tentang Hey! Say! JUMP dapat dilihat di sini).

Hidarime Tantei EYE menceritakan tentang seorang siswa kelas tiga SMP yang telah melakukan transplantasi kornea pada mata kirinya. Penglihatan mata kiri siswa tersebut sangat buruk dan kakak laki-lakinya  – Tanaka Yumehito – mendonorkan kornea mata kirinya untuk adiknya. Sejak melakukan transplantasi tersebut, Tanaka Ainosuke – tokoh utama dorama ini – seringkali melihat gambar-gambar yang tidak pernah dilihat sebelumnya pada mata kirinya. Hal ini terjadi hanya jika Ia dipukul atau kepalanya terbentur di daerah mata kiri. Setelah mengetahui bahwa gambar yang dilihatnya menggunakan mata kirinya itu merupakan apa yang dilihat oleh kakaknya dan kenyataan bahwa kakaknya merupakan penjahat yang merancang berbagai rencana kriminal, Ainosuke berusaha menggagalkan rencana kriminal kakaknya dengan menggunakan kekuatan mata kirinya. Di setiap episode akan terdapat sebuah kasus kriminal yang sengaja dilakukan oleh Yumehito untuk mencapai tujuan akhirnya.

Ainosuke tidak berjuang sendirian tentunya untuk menggagalkan rencana Yumehito. Ia ditemani oleh seorang guru kesehatan Sayama Hitomi yang pada awalnya membantu Ainosuke dengan tujuan mendapatkan uang hadiah. Hitomi selalu terlilit hutang akibat kebiasaan belanjanya yang berlebihan dan ia berpikir jika membantu Ainosuke menyelesaikan kasus kejahatan, maka ia akan mendapatkan uang hadiah dari pihak kepolisian😐

Alasan mengapa saya menyarankan menonton versi Tanpatsu terlebih dahulu adalah karena di versi Tanpatsu tersebut diceritakan bagaimana Ainosuke mengetahui Yumehito tidak meninggal melainkan masih hidup dan merupakan seorang perancang rencana kriminal yang hebat. Versi Ranzoku bisa dikatakan merupakan cerita lanjutan dari versi Tanpatsu.

Pemeran dorama ini adalah:

  • Yamada Ryosuke sebagai Tanaka Ainosuke
  • Yokoyama Yu sebagai Tanaka Yumehito
  • Ishihara Satomi sebagai Sayama Hitomi
  • Okada Yoshinori sebagai Kato Takashi
  • Katahira Nagisa sebagai Komukai Noriko
  • Haruna Ai sebagai Akikaze Miruku
  • Watanabe Ikkei sebagai Yoshida Ichiro
  • Sano Shiro sebagai Fukuchi Yuya
  • Crystal Kay sebagai Kokusho Akira

Saya tidak akan bercerita panjang lebar mengenai alur dorama ini karena nantinya malah spoiler dan tidak seru lagi untuk ditonton😛 Dalam dorama ini, Nakayama Yuma (personel NYC) juga tampil sebagai pemeran tamu di episode 1 dan 2. Peran Yuma dalam dorama ini adalah seorang siswa kelas 3 di sekolah yang sama dengan Ainosuke dan memiliki badan yang lemah. Ia sering tidak masuk sekolah karena anemia dan kurang makan. Nantinya ibunya memegang peranan cukup penting di tiga kasus pertama yang terjadi. Kasus kriminal yang terjadi di dalam dorama ini berkisar pada kasus penculikan, pembunuhan, dan teror bom.

Secara keseluruhan saya menikmati film ini. Jumlah episode yang tidak terlalu banyak membuat saya tanpa sadar telah menamatkannya dalam 3 hari saja. Durasi setiap episode berkisar antara 45-65 menit. Setiap kasus yang ada saling berkaitan satu sama lain. Hal inilah yang menurut saya menjadi daya tarik film ini. Walaupun saya sudah mencapai episode ke-7, saya masih belum bisa menebak apa tujuan akhir yang ingin dicapai oleh Yumehito. Dorama ini sukses membuat saya bertanya-tanya sepanjang episode apa tujuan akhir Yumehito dan apa hubungannya dengan Ainosuke.

Menjelang 20 menit terakhir episode akhir dorama ini barulah semuanya terungkap. Menurut saya, klimaksnya terlalu cepat berakhir. Entah mengapa saya kurang puas dengan penyelesaian kasus terakhir tersebut. Rasanya terlalu mudah😛 But, overall dorama ini worth untuk ditonton😀 Kalau saya memberikan penilaian, hmm..mungkin 8/10 karena pemeran utamanya adalah Yamada Ryosuke😛 *just kidding* Yap, saya akan memberi nilai 8/10 karena secara keseluruhan ceritanya menarik, cukup banyak unsur yang mengagetkan di dalamnya, dan Ryosuke sukses memerankan Tanaka Ainosuke.

Sebelumnya, saya pertama kali melihat penampilannya di dorama Risou no Musuko dan karakter yang diperankannya adalah anak yang ceria, jahil, dan senang bercanda. Saya terkadang membayangkan bagaimana jika ia memerankan karakter anak yang kesepian dan memiliki masa lalu yang kelam. Well, saya tidak perlu membayangkannya lagi karena saya berhasil melihatnya memerankan karakter seperti itu di dorama Hidarime Tantei EYE ini. Ekspresi yang dibawakan di film ini ialah ekspresi serius dan sedih. Baru pada episode terakhir saya melihatnya tersenyum *kyaaaaa*😛

Kembali ke Hidarime Tantei EYE😀

Hidarime sendiri artinya adalah Left-Eye. Tantei = detective. Jadilah Hidarime Tantei EYE = Left-Eye Detective Eye. Ketika menonton episode pertama dorama ini, saya teringat akan Bloody Monday. Konsepnya hampir serupa yaitu seorang anak lelaki yang berusaha menggagalkan rencana jahat seseorang dan anak tersebut rela melakukan apa saja demi menggagalkan rencana tersebut. Tapi, bila saya disuruh memilih antara Bloody Monday dan Hidarime Tantei EYE, saya akan memilih Bloody Monday. Cerita Bloody Monday lebih kompleks dan lebih banyak unsur menegangkannya. Jadi, walaupun ada Yamada Ryosuke di Hidarime Tantei Eye, saya tetap memilih Bloody Monday😀 *FYI, saya juga suka dengan Miura Haruma😛 *

Namun, bukan berarti karena saya memilih Bloody Monday dibandingkan Hidarime Tantei EYE, lantas dorama ini tidak bagus untuk ditonton. Nope. Pandangan saya tetap sama. Dorama ini worth untuk ditonton kalau kalian memang suka dengan cerita detektif. Ah! Saya juga kurang suka dengan karakter Hitomi. Menurut saya, karakter Hitomi bukanlah karakter seorang guru dan tingkahnya juga menyebalkan. Tapi, *lagi-lagi tapi* Ishihara Satomi sukses memerankan karakter Hitomi dengan baik. Ia bisa bertingkah menyebalkan tapi juga dapat menunjukkan sisi dimana Ia sebenarnya peduli dengan Ainosuke dan rela membantunya dengan tulus walaupun tanpa uang hadiah.

Sekian review dari saya tentang hiburan yang saya lakukan di sela-sela Tesis dan deadline UTS Take Home Test😛

再见!

signatureblack

One thought on “[J-Dorama] Hidarime Tantei EYE – Renzoku

  1. ah..saya juga akan memilih bloody monday..berharap ada bloody monday s3..
    hidarime tantei eye..meskipun baru mau nonton ep7 tapi rasanya sudah mulai terlihat klimaksnya dan juga udah mulai nebak akhirnya,hehehe..entah tebakan saya nanti benar atau salah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s