Meraih mimpi part.1


Melihat judulnya mungkin kalian berpikir ini bagian dari cerita karangan saya. Sayangnya bukan😛 Sejujurnya sudah cukup lama saya vakum dari dunia menulis cerita – ntah itu cerpen ataupun cerbung. Meraih mimpi pada catatan kecil saya kali ini berkaitan dengan usaha saya yang akan/sedang saya lakukan di bulan Februari dan Maret ini.

Seperti biasa, seorang Gemini sering sekali plin-plan. Sulit untuk memutuskan sesuatu jika terdapat banyak pilihan. Saya termasuk Gemini yang sulit memutuskan sesuatu bila terdapat banyak pilihan. Hal ini bisa dilihat dari kegalauan saya ketika memutuskan akan mengambil 13 atau 15 sks pada semester 1 2011/2012 kemaren (bisa dibaca di sini). Kemudian kegalauan saya untuk memutuskan apakah akan les biola atau tidak. Kegalauan saya ketika memutuskan mata kuliah pilihan apa yang akan saya ambil semester ini ketika FRS. Kegalauan saya ketika memutuskan tetap mengambil SPK atau beralih ke EkIn ketika PRS. Dari sekian banyak kegalauan saya, kegalauan terbesar saya adalah memutuskan setelah fasttrack selesai apakah saya akan kerja atau lanjut kuliah lagi. Lanjut kuliah lagi tidak berarti saya akan ambil S3. Nope. Saya tidak berminat melanjutkan ke S3. Kalaupun lanjut kuliah lagi, saya ingin S2 lagi tapi di bidang bisnis😀 (actually, I don’t like economics :P) Mungkin banyak orang yang bertanya “ngapain S2 lagi? kan uda pernah. Mending langsung S3”. Well, in my opinion, doctorate degree will be very difficult to achieve. Selain itu, saya tidak ada keinginan untuk menjadi dosen ataupun researcher. So, I don’t think taking post-graduate course will suitable for me.

Setelah lama galau-galau memutuskan kerja atau kuliah lagi, saya pun akhirnya berkonsultasi dengan seorang kakak baik hati. Sebut saja abang tukang bakso😛 Perkataan abang tukang bakso ini menyadarkan saya bahwa tidak ada gunanya galau-galau ga jelas dan tidak melakukan usaha apapun. Dia menyarankan saya untuk melamar kerja dan juga apply ke universitas yang saya ingini. Kalau terus galau-galau, sampai akhirnya saya lulus nanti juga tidak akan mendapat jawaban dan akhirnya saya berada pada kondisi tidak melamar pekerjaan dan tidak melamar ke universitas manapun. Setelah merenungi perkataannya sejenak, saya akhirnya memutuskan akan mencoba apply ke universitas (dimana pendaftarannya telah dibuka sejak bulan Januari dan berakhir pada bulan Maret ini).

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengecek situs TOEFL. I never try TOEFL test. Deg-degan luar biasa waktu membuka situs tersebut. Mencari tanggal yang memungkinkan untuk tes. Awalnya ingin tes di Bandung, tapi ternyata di Bandung hanya ada di bulan Maret. Berpikir itu terlalu mepet akhirnya saya pun memutuskan untuk mengambil tes TOEFL tanggal 25 Februari 2012 di Jakarta (gyaa tinggal 6 hari lagi gyaaa ><). Berbekal buku Baron yang saya beli tahun lalu (dan baru disentuh lagi sekarang), saya pun berusaha mencoba soal-soal reading dan listening-nya. Kemarin saya sempat mencoba soal speaking dan saya pun terdiam. Kyaa, time to prepare is soooo short and I don’t know what to say. Blank. Just say one sentence and then blank. Say one sentence and blank. It’s a disaster!!! FYI, speaking dan writing saya kurang baik. Saya ga pernah pede untuk ngomong dalam bahasa inggris dan kalau menulis karangan pun bisa dipastikan banyak grammar yang salah😦 Namun apalah daya, saya harus siap dan harus bisa melewati tes tersebut. Saya harus bisa mendapatkan nilai yang tinggi. Harapannya sih bisa dapat nilai di atas 100 (tapi sepertinya mustahil dengan kondisi inggris saya :'()

Kata pengarang buku Baron yang saya pelajari itu, kita tidak boleh berpikir negatif. Harus berpikir positif. Ini beberapa kalimat positif darinya:

I know more today than I did yesterday.
I am preparing.
I will succeed. – Pamela J. Sharpe

Satu minggu ini saya akan belajar habis-habisan demi nilai TOEFL yang baik dan demi bisa apply universitas yang saya inginkan. Saya juga sudah meminta izin tidak masuk kerja selama seminggu demi tes TOEFL ini. Kendalanya hanya latian untuk acara extravaganza. Acaranya sendiri akan berlangsung tanggal 24 Februari 2012 di Trans Studio Bandung. Yang ini juga bikin deg-degan ><

Langkah kedua yang saya lakukan setelah mendaftar tes TOEFL adalah membuat paspor. Hari selasa tanggal 14 Februari 2012 saya mendaftar online di situs imigrasi, kemudian tanggal 15 Februari 2012 saya pergi untuk menyerahkan berkas, tanggal 16 Februari 2012 saya pergi untuk membayar dan wawancara serta foto. Disuruh kembali lagi ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor pada tanggal 22 Februari 2012. FYI, daftar online akan membuat anda tidak perlu mengantri lama. Pada kedatangan saya yang pertama saya mendapat nomor antrian 1 dan pada kedatangan saya yang kedua saya mendapat nomor antrian 5. Nomor antrian bagi pendaftar online dan biasa dibedakan dan hanya sedikit orang yang mendaftar online sehingga tidak perlu mengantri lama😀 Ah! Hanya 1 kendala yang saya hadapi. Sepertinya karena nama orangtua saya masih ada yang dalam bahasa mandarin akhirnya diminta surat WNI ayah. Setelah saya memberikan surat itu pun masih diminta lagi surat pencabutan dokumen imigrasi ayah *ntah apa itu*. Sungguh ribet.

Langkah ketiga yang saya lakukan adalah men-translate ijazah saya menjadi ijazah dalam bahasa inggris dan melakukan legalisir.

Satu hal lagi yang saya butuhkan adalah 2 buah surat rekomendasi. Yang ini belum saya buat karena menunggu hasil TOEFL saja dulu😀 Fyuh, deg-degan luar biasa ini. Cemas karena speaking dan writing saya yang jelek. Tapi mendengar komentar teman yang sudah tes TOEFL katanya soal speaking dan writing-nya tidak sulit. Tapi, tapi, tapi tetep merasa cemas dan takut. Mudah-mudahan tesnya nanti berjalan lancar dan saya bisa mendapatkan nilai yang lumayan.

Mari kembali ke Baron. FIGHTING!!

signatureblack

6 thoughts on “Meraih mimpi part.1

    • hihihi..iya ngelamar ke universitas di luar sono..belum dapat beasiswa..harus punya nilai toefl dulu baru bisa daftar..ntar uda daftar baru sama orang disononya ditentuin lulus ato ga plus dapat beasiswa ato ga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s