Pengalaman Semester 1 2011/2012


Long time no see😀

*mmm sebenarnya belum lama-lama amat juga sih :P*

Sekarang sudah memasuki semester ke-2 tahun ajaran 2011/2012. Bisa dibilang tahun ke-5 saya di ITB dan juga semester terakhir saya di ITB *mudah-mudahan*. Di semester ke-2 ini saya bertekad dan harus bisa menyelesaikan si 5 huruf menyeramkan itu (baca: TESIS) sehingga bulan Juli nanti bisa wisuda😀 Sesungguhnya, tesis itu belum saya sentuh lagi sejak terakhir kali dikerjakan pada saat kuliah Metodologi Penelitian di semester 1. Beberapa hal yang terjadi selama semester 1 kemarin akan saya ceritakan😀

  1. Ikut les vokal di Elfa Music School sejak bulan Oktober 2011. Well, kerasa banget bedanya nyanyi choir klasik dan nyanyi lagu pop.
  2. Bergabung dengan EMS Dago Choir sejak bulan Desember 2011 (atau akhir November yak?). Kembali merasakan bedanya latihan choir klasik dan choir di EMS. Dulu setiap kali latihan choir di PSM ITB selalu akan ada partitur yang kebanyakan not balok. Di EMS bahkan ga ada partitur. Hanya lirik lagu saja yang diberikan dan itupun tanpa nadanya. Kita hanya diperdengarkan lagu aslinya beberapa kali kemudian diaransemen di saat itu juga. Hanya bisa mengandalkan voice recorder handphone biar ga lupa nadanya.
  3. Galau pengambilan sks mata kuliah di semester 1. Awalnya mau ngambil 15 sks biar di semester 2 tinggal 9 sks (FYI, sks yang tersisa hanya 24 sks). Konsultasi sana sini bahkan sampai konsultasi ke dosen wali (hal yang ga pernah saya lakukan ketika di s1), sempat sit-in mata kuliah yang diincer juga dan akhirnya membuahkan hasil hanya mengambil 13 sks. Untung keputusan ini tepat karena tugasnya super banyak😐
  4. Terlambat 5 menit mengumpulkan UTS Take Home Test sebuah mata kuliah gara-gara printer di Lab. GaIB error (nge-hang, tiba-tiba ga mau nge-print, dsb). Ketika mengumpulkan malah disuruh ketemu dosennya dulu dan ternyata di dalam ruangan dosen malah dimarahi dan setelah dimarahi cukup lama disuruh nulis “Saya berjanji tidak akan terlambat lagi” dan menambahkan tulisan “Terlambat 15 menit” (padahal aslinya cuma terlambat 5 menit :|). FYI, harusnya bukan take home test tapi tiba-tiba jadi take home test dimana besoknya harus langsung dikumpulkan padahal besoknya ada 2 UTS yaitu Paradigma Pemrograman dan Manajemen Proyek. Manajemen Proyek dengan slide beratus-ratus biji yang harus dihafalkan dan take home test ini yang jawabannya banyak banget😐
  5. Tidak mengikuti kuliah pertama sebuah mata kuliah karena nunggu di ruangan yang salah. Setelah ditanya ke TU, TU juga tidak tahu jadi kami mengasumsikan ga ada kuliah. Ternyata oh ternyata, minggu depan pas masuk kuliahnya diberitahu kalau minggu lalu ada kuliah cuma ruangannya memang berubah dan tidak diberikan pengumuman apapun. Apesnya lagi ternyata ada tugas yang deadlinenya hari Jumat sebelum kuliah tersebut (FYI, kuliahnya tiap hari Senin). Ketika bertanya ke dosennya tentang ketidaktahuan kami mengenai tugas tersebut malah dijawab “Kalian kan sudah S2. Harusnya bisa cari tahu informasi kuliah diadakan dimana. Kalau itu aja ga bisa, kalian bukan mahasiswa S2.” Sungguh, saya super kesel dengan dosen ini. Kalau saya tidak berusaha mencari tahu ada kuliah atau ga, saya terima dengan rela perkataan dosen itu. Tapi kenyataannya saya berusaha mencari tahu dengan bertanya ke TU. Sungguh, dosen suka seenaknya. Dosen tersebut juga mengatakan kami tidak perlu mengumpulkan tugas tersebut dan kami sudah kehilangan nilai 10%😦
  6. Kembali ke poin 4, sejak dimarahi oleh dosen tersebut, saya jujur agak kesal dengan dosen itu. Bukannya berusaha memahami kondisi mahasiswa yang ada 2 UTS juga besoknya malah dimarahi. Sejak saat itu, setiap kuliah saya selalu duduk di belakang😛 dan ternyata dosen tersebut juga sering terlambat masuk ke kelas (terlambat sampai 30 menit) dan bahkan tiba-tiba tidak masuk dan mengganti ke hari lain. Sungguh saya sangat kesal dengan dosen tersebut. Seharusnya dia menjadi contoh bagi mahasiswa. Toh, pas saya telat saya disuruh menuliskan “Saya berjanji tidak akan terlambat lagi” tapi ternyata ini malah dosennya jadi yang sering terlambat dan ga masuk😐
  7. Saya terkunci di luar kamar sendiri ketika baru selesai mandi di pagi hari pada saat jam 7 ada UTS ManPro😐 Setengah jam saya habiskan untuk manjat-manjat masuk ke kamar dan berakhir dengan telat sampai di kampus. Lari-lari dan ternyata ujiannya pindah ruangan. Telepon dan sms teman ga diangkat, jadilah saya menyusuri setiap ruangan yang ada di Labtek V demi menemukan ruang ujiannya. Masuk ruang ujian pun uda telat nyaris setengah jam. Dosennya cuma geleng-geleng😐
  8. Jadi asisten mata kuliah Analisis Kebutuhan Informasi tapi jarang masuk ke kelas berhubung kelasnya bentrok dengan jadwal kuliah😐
  9. Pada saat presentasi Metodologi Penelitian, jadi orang yang dipuji sama penguji. Padahal sebelum-sebelumnya ga ada peserta di kelas yang dipuji. Bahkan penguji yang rada killer itu berkomentar “Penulisannya bagus. Saya mengerti apa yang kamu kerjakan”. Saya sampai bengong waktu mendengar kalimat itu keluar dari mulut si penguji. Soalnya sebelum saya, teman saya yang topiknya mirip dengan saya dibantai sama si penguji tersebut. Jadi, saya berpikir “wah saya juga bakal dibantai”. Tapi kenyataannya tidak😀 Penguji yang satunya lagi juga ikut memuji. Wuah..ga nyangka😛
  10. Liburan ke Pangandaran waktu libur lebaran😀
  11. Pertama kalinya mesen birthday cake (well, tepatnya cupcake) dan membuat papercraft Harry Potter beserta Angry Bird + video ucapan ultah
  12. Dapat pen tablet sebagai hadiah natal *loncat-loncat bahagia*
  13. Beli ipod nano sebagai pengganti mp3 player yang sudah uzur
  14. Foto bareng Lab.Programming bersama dengan Madam😀
  15. Mulai part-time di Divusi sejak bulan Oktober 2011 dan mendapat kerjaan pertama membuat game di facebook. Namanya: Plesiran! (bisa langsung dicoba loh :D). Kerjaan flash game itu sudah `diselesaikan` dan sekarang pindah kerjaan lain.
  16. Panik karena mengira sudah melewati jatah absen untuk sebuah mata kuliah. Untungnya dengan bantuan super mahadewasiswa jadi tersadar kalau selama ini salah hitung jatah absen😛
  17. Dapat penghuni kamar baru yaitu Pingu dan Christi😀
  18. Dapat nilai straight A😀 Ini sungguh ga nyangka. Kalian bisa menerka kenapa ga nyangka kalau melihat dari poin 4 dan 5 ><

Hmm, sepertinya sekian dulu pengalaman selama semester 1 kemarin. Sampai berjumpa di celotehan berikutnya. 再见!

10 thoughts on “Pengalaman Semester 1 2011/2012

    • kalau di Elfa Music School itu private untuk grade 1 Rp 200.000,00..kalo naik grade ntar biayanya nambah Rp 25.000,00. Trus semi private yang ber-2 itu harganya Rp 175.000 ,00 trus kalau ber-3 Rp 150.000,00 –> kalau ga salah ingat yaa😀

  1. Lingga says:

    Kalo yang amatir gitu sama aja ya biayanya, kak? Kalo dari yang pemula banget kira-kira berapa lama ya at least sampe bisa nyanyi yang bagus, kak?

    • sama kok..itu dari awal diajarinnya..kalo lulus ujian trus naik tingkat ntar biayanya naik 25ribu..
      kalo dari pemula banget..hmm..kalo emang kualitas suaranya lumayan bagus dan bisa ngenalin nada dengan baik itu kira2 2-3 tahun uda bisa nyanyi lumayan oke asal rajin latihan😀
      tapi kalau mau bagus banget itu harus bertahun2 latihan..bisa dibilang di atas 5 tahun..dengan catatan kualitas suaranya emang uda lumayan dan ga buta nada😀

    • tergantung kemampuan dan kemajuan kamu. Nanti kalau gurunya merasa muridnya sudah sanggup untuk naik tingkat, dia bakal merekomendasikan buat ujian. Kalau memang gurunya merasa belum mampu, ga bakal direkomendasikan untuk ujian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s